FOTO

FOTO

Laman

Senin, 18 Februari 2013

Tilanga'


Terletak sekitar 13 km dari kota makale dan 3 km dari arah jalan poros tempat permandian dengan air alam yang begitu dingin namun memberikan kesegaran yang luar biasa. Tilanga adalah nama tempat itu berada di kecamatan Makale Utara. Permandian alam yang memberikan pemandangan yang indah dipenuhi dengan pepohonan kayu jati dan bambu.
Air yang sangat jernih menambah keindahan tempat ini. Bebatuan yang ada didasar kolam terliha dengan mata telanjang karna kejernihannya. Sangat Indah !!
Keunikan tempat ini adalah binatang air yaitu ikan Moa besar menjadi penghuni kolam alam Tilanga'. Sebutan ikan moa untuk masyarakat Toraja adalah masapi. Kehadiran ikan ini tidaklah menjadi sebuah hal yang mengurangi niat pengunjung untuk mendekat karna ikan ini sangatlah bersahabat ibarat ikan lumba lumba. Pengunjung tak perlu takut untuk berenang di tempat ini karna ikan tersebut. Namun sikapnya yang bersahabat dapat berubah seketika bila diperlakukan dengan tidak baik oleh pengunjung. Konon ikan moa atau masapi ini tak bisa dipancing, dan bila ada yang memancingnya maka ikan yang ditarik takkan ada ujungnya. Menurut masyarakat sekitar bahwa pernah ada yang memancing ikan tersebut dan mencoba menariknya namun ikan tersebut tidak berujung hingga pemancing tersebut mengembalikan ikan itu dan kembali kerunahnya. Beberapa hari kemudian tersiar berita bahwa orang yang memancing itu meninggal tampa sebab. Cerita ini membuat keberadaan Tilanga menjadi mistik apalagi bila dihubungkan dengan pemandangan sekitar yang memang terlihat keramat. Namun sampai hari ini belum terdengar kabar bahwa ada orang yang meninggal setelah kembali dari tilanga' selain orang yang yang pernah memancing ikan tersebut.
Di Tilanga terdapat tebing dan pohon yang besar biasa digunakan oleh pengunjung untuk melompat ke dalam air. Pohon dan tebing itu berada sekitar 10 meter diatas air. Meskipun tingginya pohon dan tebing tersebut namun bila meloncat kedalam air dari tebing itu, takkan dapat mencapai dasar kolam. Pembuktian ini ketika beberapa tahun yang lalu sebuah batu yang berwarna putih seukuran kepalan tinju dibuang kedasar kolam. sesorang ditugaskan untuk meloncat dari tebing dan mengambil batu tersebut dadasar kolam. Namun setelah melompat dari tebing batu tersebut masih ada didalam air. begitu dalamnya tempat ini hingga tak dapat dicapai dasarnya. Pengunjung yang ingin mencapai dasar harus tahan napas untuk menyelam kedalam air dan menyentuh dasar kolam.
Konon dibawah air ini terdapat ikan moa yang begitu besar sehingga tidak dapat lagi keluar dari lubangnya. Menurut masyarakat sekitar bahwa orang pertama yang melihat ikan itu adalah wisatawan asing yang kemudian mencerikannya pada masyarakat. Entah benar atau tidak namun ikan moa yang sering muncul dipermukaan memiliki telingan dan ukurannya lebih besar dibanding ikan moa yang biasa didapatka disungai.

MAKULA'

Makula adalah tempat permandian air panas yang keluar dari sebuah pegunungan. Keindahan tempat ini makin terasa dengan pepohonan dan bebatuan yang ditata dengan rapi. Di tempat ini juga disiapkan hotel untuk penginapan lengkap dengan restorant. Banyak wisatawan lokal maupun wisatawan asing berkunjung ketempat ini ketika datang berlibur ke Toraja.

Objek Wisata Makula berada di Kecamatan Sangalla selatan Kab. Tana Toraja, dapat ditempuh selama 30-45 menit dari kota Makale denggan jarak kurang lebih 10 km. Sepanjang jalan menuju tempat ini sangat mengagumkan. Dikiri kanan terdapat sawah yang berpetak petak dan sering pula kita dapatkan jalanan yang sempit dan sangat sunyi. tak satupun rumah yang kelihatan namun yang ada hanya pepohonan yang lebatn sehingga kelihatan meyeramkan.

Minggu, 03 Februari 2013

BUNTU PUNE

Tongkonan Buntu Pune terkenal sejak jaman pemerintahan sang penguasa Pong Maramba'. Pada bulan September 1905 tempat ini menjadi saksi bisu lahirnya sebuah kesepakatan antara beberapa penguasa lokal di Toraja untuk melakukan perlawanan terhadap kolonial Belanda yang akan memasuki Toraja melalui daerah Balusu. Pertemuan ini sekaligus menghilangkan perpecahan antara mereka (penguas lokal) dan menyusun kekuatan untuk melawan Belanda.

LOKO' MATA

Lo'ko' Mata adalah sebuah kuburan atau tempat pemakaman yang terbuat dari batu yang sangat besar. Sejak beberapa tahun lalu masyarakat setempat telah menggunakan batu raksasa ini sebagai tempat pemakaman.

BORI' KALIMBUANG

Tempat wisata ini sungguh menakjubkan. Beberapa batu yang berukuran besar ditarik dengan tenaga manusia dan dalam skala yang cukup banyak. Lebih dari seratus batu menhir dan dari berbagai ukuran tetap kokoh berdiri samapi sekarang.

Salama' Marampa'

Banuari na simambela anna den tang sisangbanua
Lindori nasitoyangan anna den tang sitiro lindo sibengan petawa mammi'
Limari na tang sitadoan anna tang sitoe manda' sisalama'
Apa ia pole' tu penawa tontong sikala' rambu raya